GARANGSPEAKUP.COM | Aceh Tamiang – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat persiapan STAI Aceh Tamiang mengutuk keras aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis hak asasi manusia (HAM) sekaligus Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Berdasarkan informasi yang beredar, dua orang tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor mendekati korban dan secara tiba-tiba menyiramkan cairan keras ke arah tubuhnya. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar serius sekitar 24 persen di beberapa bagian tubuh, terutama wajah, mata, tangan, dan dada. Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Menanggapi peristiwa itu, Kami HMI komisariat STAI Aceh Tamiang mengutuk keras serangan air keras terhadap saudara Andrie Yunus. Ini adalah tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan yang mencederai rasa keadilan publik,”
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.37 WIB. Insiden berlangsung di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.
Serangan terhadap Andrie Yunus bukan sekadar tindak kriminal biasa. Ini adalah bentuk teror terhadap mereka yang berani memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia. Kami mengutuk keras tindakan biadab tersebut,” tegas Mukhlis pada Rabu (18/03/2026).
Menurutnya, kekerasan terhadap aktivis HAM merupakan ancaman serius bagi kebebasan sipil dan ruang demokrasi. Karena itu, ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan profesional.
HMI komisariat STAI Aceh Tamiang berdiri bersama korban. Peristiwa ini harus menjadi peringatan bagi kita semua bahwa kekerasan tidak boleh dijadikan alat untuk membungkam suara kebenaran,
Dan Kami berharap kasus ini segera terungkap, pelaku ditangkap, dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,Pungkasnya.

