GARANGSPEAKUP.COM | ACEH TAMIANG — Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Pertanian Dan Perkebunan – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F SPPP-SPSI) Saadi Salim Pamungkas, Senin (11/5/2026) menanggapi fungsi dan pentingnya Buku Panduan Umum Perjanjian Kerja harian Kelapa Sawit Berkelanjutan (PADU PERKASA) dari sudut pandang Serikat Pekerja.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Menurut Saadi, Serikat Pekerja memiliki kepentingan besar dalam Padu Perkasa dimaksud, bahkan kepentingan tersebut mencakup hingga kesemua kalangan, baik pengusaha, pekerja dan Pemerintah.

 

“Didalamnya, Padu Perkasa itu lengkap dengan cara cara menjaga hubungan baik yang saling menguntungkan antara pekerja dan Pengusaha,” ujar Ketum FSPPP-SPSI.

 

Dijelaskan Saadi Salim, baru-baru ini dirinya hadir sebagai narasumber dalam Workshop tentang buku Padu Perkasa di Propinsi Bengukulu yang di motori oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Propinsi Bengkulu bekerj sama dengan GAPKI Pusat dengan Fasilitator sekaligus sebagai Moderator.

 

Buku PADU PERKASA ini tutur Sa’adi merupakan Buku yang diterbitan Hasil kerja sama JAPBUSI, GAPKI D EARTHWORM FOUNDATION. Dalam workshop ini dari GAPKI di hadiri oleh para pengurus Gapki Pusat maupun Gapki cabang Propinsi Bengkulu.

 

Dalam kegiatan tersebut kata Saadi juga dihadiri Laurensia (RIA) dari Perwakilan JAPBUSI, sementara untuk Pemaparan materi yang sangat menarik dari Earthworm Fundation disampaikan oleh Leli Nurohmah dan Siti Halimah.

 

“Sedangkan harapan dan Output dari WorkShop Buku PADU PERKASA ini cukuplah baik dan memberikan harapan serta membuka peluang adanya forum dialog bagi pekerja dan pengusaha dalam menyelesaikan masalah serta memahami hak dan kewajiban kedua belah pihak baik itu karyawan PKWT, PKWTT ataupun Karyawan Harian dil dibawah pengawasan Pemerintah,” papar Saadi.

 

Ungkap Sa’adi, sebagaimana diketahui bahwa GAPKI merupakan sebuah As atau Kumpulan pengusaha kelapa sawit di Indonesia. Pekerja dan Masyarakat terkadang hanya melihat sisi sepihak tentang Gapki tanpa melihat sisi lainnyanya.

 

“Alangkah indah dan eloknya bila kita melihat dari segala segi dan arah tentang apa itu Gapki. Maksud dan Tujuan dari Berdiri nya serta pentingnya Gapki bagi Pengusaha, Pekerja dan Regulasi atau bagi Pemangku kepentingan,” sebutnya.

 

Imbuh Sa’adi, dirinya menyebutkan rasa terimakasihnya kepada Immanuel Manurung selaku pengurus GAPKI Pusat yang turut hadir dan mendukung penuh atas kegiatan itu, Semetara dari Dinas tenaga kerja Propinsi Bengkulu di hadiri oleh.Ali Sadikin Selaku kabid Hubungan Industrial (HI) yang mewakili Kepala Dinas Propinsi sekaligus Membuka Acara Workshop Padu Perkasa ini.

“Dari Kemenaker Pusat di Hadiri Oleh Bapak Yuli Adiratna selaku Pengawas Ketenaga kerjaan sekaligus sebagai Narasumber Utama yang telah memaparkan perihal dasar dasar hukum Perjanjian Kerja Harian dan Manfaatnya besar manfaatnya bagi Pekerja, Sementara itu dri JAPBUSI menghadirkan Ketua Umum F SPPP SPSI yang secara kebetulan adalah saya sendiri,” kata Saadi.